Sejarah


 


"Baitul (rumah) Maqdis (suci) merupakan istilah yang dipakai Rasulullah saw. untuk menyebut Palestina, sedangkan pelafalan “Palestina” yang kita kenal sekarang adalah buatan Inggris beserta benderanya. Baitul Maqdis juga nama lain dari Masjidil Aqsha, yang mana merupakan tanah suci yang diberkahi Allah Swt. dan menjadi salah satu wilayah yang disucikan oleh tiga agama sekaligus, yaitu Islam, Nasrani, dan Yahudi.


Lokasi Baitul Maqdis tepatnya berada di tengah wilayah Palestina, di atas bukit dengan ketinggian antara 38—720 meter dari permukaan laut. Wilayah Baitul Maqdis mencakup Masjidil Aqsha yang merupakan masjid kedua yang dibangun oleh Nabi Adam as. Banyak yang belum mengetahui, apa itu Baitul Maqdis dan keutuhannya dengan Masjidil Aqsha. Banyak dari kita beranggapan bahwa keduanya sama, padahal berbeda. Di mana Masjidil Aqsha merupakan salah satu bangunan yang ada di tanah suci (Maqdis), yang mana tanah suci ini merupakan wilayah yang meliputi beberapa bangunan, salah satunya adalah Masjidil Aqsha dan sekitarnya.


Berkaitan dengan keberadaan masjid kedua dalam sejarah Islam di Baitul Maqdis, Rasulullah saw. pernah berkata kepada Abu Dzar Al-Ghifari, sebagaimana diriwayatkan dalam kitab Ash-Shahihain.


Dalam riwayat tersebut dikatakan, “Abu Dzar bertanya kepada Rasulullah saw., 'Manakah masjid pertama yang dibangun di muka bumi ini?'. Beliau menjawab, 'Masjdil Haram'. Abu Dzar bertanya lebih lanjut, 'Kemudian mana?'. Beliau menjawab, 'Masjidil Aqsha'. Abu Dzar bertanya lagi, 'Berapa lama jarak antara keduanya?'. Beliau menjawab, 'Empat puluh tahun'.” (HR.Ahmad).


Oleh karena itu, Masjid Al-Aqsha juga dikenal dengan nama Baitul Maqdis atau Baitul Muqaddas.


Mengutip dari jurnal Bayt Al-Muqaddas: Perspektif Sejarah dan Siyasah karya Muh. Ikhsan, dalam sejarah dijelaskan bahwa Baitul Maqdis dulunya merupakan Ibu kota dari Syam (Syiria). Tempat ini telah dibentangkan berkah oleh Allah Swt., sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an surat Al-Anbiya' ayat 71, Allah Swt. berfirman:


‎وَنَجَّيۡنَٰهُ وَلُوطًا إِلَى ٱلۡأَرۡضِ ٱلَّتِي بَٰرَكۡنَا فِيهَا لِل ۡعَٰلَمِينَ


“Dan Kami selamatkan dia (Ibrahim) dan Luth ke sebuah negeri yang telah Kami berkahi untuk seluruh alam.” (QS. Al-Anbiya 21 : Ayat 71)


Berdasarkan tafsir Al-Wajiz Qur'an Kementerian Agama (Kemenag), negeri yang dimaksud pada ayat di atas yaitu Baitul Maqdis. Bukti bahwa Allah Swt. telah mengiringi negeri itu menunjukkan bahwa kebanyakan Nabi berasal dari Baitul Maqdis dan tanah di sana pun pinggiran kota.


Lalu apa korelasi dan kepentingan Baitul Maqdis dengan umat muslim?


1. Kiblat Pertama Umat Muslim

Dulu sebelum kiblat berpindah, Rasulullah saw. dan para sahabat melaksanakan sholat di Ka'bah dan Masjid Nabawi dalam keadaan menghadap Masjidil Aqsha. 16—17 bulan setelah hijriah, Allah Swt. pindahkan arah kiblat ke Ka'bah. Di mana Rasulullah saw. berkiblat ke arah Masjidil Aqsha selama 13 tahun dan ke Ka'bah selama 10 tahun hingga beliau wafat.


Rasulullah saw. mendapatkan perintah Allah Swt. untuk mengubah arah kiblat tersebut. Perintah ini termaktub dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 144, Allah Swt. berfirman:


‎قَدۡ نَرَىٰ تَقَلُّبَ وَجۡهِكَ فِي ٱلسَّمَآءِ ۖ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ Perlindungan Pelanggan dan Perlindungan Pelanggan ۚ Perlindungan Lingkungan dan Perlindungan Lingkungan نَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ لَيَعۡلَمُونَ أَنَّهُ ٱلۡحَقُّ مِن رَّبِّهِمۡ ۗ وَمَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا يَعۡمَلُوني


“Kami melihat wajahmu (Muhammad) sering menengadah ke langit, maka Kami akan palingkan engkau ke kiblat yang engkau senangi. Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu. Dan sesungguhnya orang-orang yang diberi Kitab (Taurat dan Injil) tahu, bahwa (pemindahan kiblat) itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.” (QS. Al-Baqarah 2 : Ayat 144)


Wahyu itu turun tatkala kaum muslim sedang menunaikan sholat Dzuhur, kemudian Jibril memegang tangan Rasulullah saw. dan memutarkan wajahnya dari arah Baitul Maqdis ke arah Ka'bah. Setelah itu, kaum muslim segera mengubah barisan mereka.


2. Memiliki Sumber Mata Air Bernama “Surayyaa”

Sumber mata air ini muncul tepat di bawah tempat Ibunda Maryam saat beliau melahirkan Nabi Isa as. Menariknya ketika diteliti, kandungan air Surayyaa dan Zamzam 100% memiliki kesamaan. Di mana kedua mata air ini dihasilkan oleh Ibu dan bayi yang istimewa. Ibunda Maryam melahirkan Nabi Isa as dan Ibunda Siti Hajar melahirkan Nabi Ismail as.


3. Saksi Perjalanan Isra Mi'raj Nabi Muhammad saw

Disebutkan dalam buku Kejadian Isra' Mi'raj karya Shabri Shaleh Anwar, Baitul Maqdis memiliki arti penting bagi umat Islam karena pernah menjadi tempat persinggahan dan saksi perjalanan Isra' Mi'raj Rasulullah saw. Allah SWT. telah menggariskan Masjid Al-Aqsa sebagai landasan bagi Buraq untuk perjalanan selanjutnya menuju pintu-pintu langit.


Dikutip melalui laman islam.nu.or.id Buraq sendiri diambilkan dari asal kata “barq” yang bermakna kilat karena hewan tunggangan ini berjalan secepat kilat. Pada saat Isra' Mi'raj, Rasullullah saw. juga menjadi imam shalat bagi 124 ribu Nabi Allah di Masjid Al-Aqsha.


Kemudian setelah memimpin shalat, Rasulullah pergi ke langit ke-7 dengan menggunakan Buraq. Di dalam Masjid Al-Aqsha ada yang namanya Dome of The Rock, yang mana di dalamnya terdapat batu pijakan Rasulullah saat naik ke langit.


4. Masjid Al-Aqsha Dibangun Oleh Nabi Adam as

Masjid pertama yang didirikan oleh Nabi Adam as adalah Ka'bah, berselang 40 tahun Nabi Adam as mendirikan Masjid Al-Aqsha seperti bentuk asli Ka'bah, yang kemudian dilanjutkan oleh Nabi Ibrahim as.


5. Baitul Maqdis Memiliki 4 Topografi dan Iklim

Tidak hanya berkah secara spiritual, tetapi juga material. Meskipun Baitul Maqdis berwilayah kecil tetapi di dalamnya terdapat padang pasir, pegunungan, dataran terendah di bumi, dan pesisir dekat Mediterania.


Produk pangan di Baitul Maqdis juga terbilang subur, Allah Swt. sendiri menjelaskan keberkahan Baitul Maqdis dalam surat At-Tiin. Di mana terdapat kekayaan penghasil jeruk terbaik, penghasil pisang terbaik, penghasil 25 jenis anggur, dan zaitun yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu.


6. Menjadi Tempat Dibangkitkannya Manusia Kelak

Padang Mahsyar letaknya di Baitul Maqdis. Seluruh manusia dari zaman Nabi Adam sampai manusia terakhir, akan dibangkitkan di Baitul Maqdis.


Dalam hadits yang diriwayatkan Syu'aib al-Arnaut dari jalur Abu Hakim bin Muawiyah, disebutkan mengenai Rasulullah saw. yang menyampaikan bahwa Syam adalah tanah tempat berkumpulnya manusia atau Padang Mahsyar di bumi pada saat datangnya hari kiamat.


‎أشار بيدِه إلى الشامِ، فقال: هاهنا إلى هاهنا تُحشَرونَ رُكْبانًا ومُشاةً وعل وُجوهِكُم يومَ القيامةِ، على أفواهِكم الفِدَامُ، تُوفُونَ سبعينَ أُمَّةً، Perlindungan Lingkungan dan Perlindungan Lingkungan


“Tangan Rasulullah menunjuk ke arah Syam, dan bersabda, 'Di sanalah kalian akan berkumpul, dengan kaki telanjang atau kendaraan atau berjalan terbalik (kepala di bawah) di Hari Kiamat. Tujuh puluh umat (kelompok) akan mati, dan kalian adalah yang terbaik dan paling mulia di antara mereka bagi Allah azza wa jalla.'” (HR Syu'aib Al Arnaut dari jalur Abu Hakim bin Muawiyah, dengan sanad yang sahih).


Itulah tadi pengenalan Baitul Maqdis secara ringkas, penulis harap para pembaca budiman mampu memahami betapa dahsyatnya Baitul Maqdis bagi umat Islam di seluruh dunia. Jangan lepaskan doa untuk saudara-saudara kita yang berada di Palestina, agar mereka selalu diberi kekuatan untuk sama-sama menjaga Baitul Maqdis dari tangan para penjajah."


Sumber berita

 

Peta palestina (kana'an) 






Pengakuan internasional atas Negara Palestina telah menjadi tujuan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) sejak Deklarasi Kemerdekaan Palestina secara resmi mendirikan negara berdaulat de jure pada 15 November 1988. Deklarasi kemerdekaan itu sendiri digelar di Aljazair pada pertemuan luar biasa di pengasingan oleh Dewan Nasional Palestina. Deklarasi tersebut segera diakui berbagai negara, dan pada akhir tahun itu, negara Palestina yang diproklamasikan diakui oleh lebih dari 78 negara.

"Kemudian pada 31 Juli 2019, 138 dari 193 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan dua negara non-anggota telah mengakuinya. Dengan demikian, total 140 negara mendukung kemerdekaan palestina. Adapun Israel diakui oleh 165 negara.

Palestina juga telah menjadi negara pengamat non-anggota Majelis Umum PBB sejak disahkannya resolusi Majelis Umum PBB 67/19 pada November 2012.

Berikut Ini Daftar Negara-negara yang Mendukung Palestina:

1. Aljazair

2. Bahrain

3. Irak

4. Kuwait

5. Libya

6. Malaysia

7. Mauritania

8. Maroko

9. Somalia

10. Tunisia

11. Turki

12. Yaman

13. Afghanistan

14. Bangladesh

15. Kuba

16. Indonesia

17. Yordania

18. Madagaskar

19. Malta

20. Nikaragua

21. Pakistan

22. Qatar

23. Arab Saudi

24. Uni Emirat Arab

25. Serbia

26. Zambia

27. Albania

28. Brunei Darussalam

29. Djibouti

30. Mauritius

31. Sudan

32. Siprus

33. Republik Ceko

34. Slovakia

35. Mesir

36. Gambia

37. India

38. Nigeria

39. Seychelles

40. Sri Lanka

41. Belarusia

42. Guinea

43. Namibia

44. Rusia

45. Ukraina

46. Vietnam

47. China

48. Burkina Faso

49. Komoro

50. Guinea Bissau

51. Mali

52. Kamboja

53. Mongolia

54. Senegal

55. Hungaria

56. Cape Verde

57. Korea Utara

58. Niger

59. Romania

60. Tanzania

61. Bulgaria

62. Maladewa

63. Ghana

64. Togo

65. Zimbabwe

66. Chad

67. Laos

68. Sierra Leone

69. Uganda

70. Republik Kongo

71. Angola

72. Mozambik

73. Sao Tome and Principe

74. Republik Demokratik Kongo

75. Gabon

76. Oman

77. Polandia

78. Botswana

79. Nepal

80. burundi

81. Republik Afrika Tengah

82. Bhutan

83. Rwanda

84. Ethiopia

85. Iran

86. Benin

87. Equatorial Guinea

88. Kenya

89. Vanuatu

90. Filipina

91. Eswatini

92. Kazakhstan

93. Azerbaijan

94. Turkmenistan

95. Georgia

96. Bosnia dan Herzegovina

97. Tajikistan

98. Uzbekistan

99. Papua Nugini

100. Afrika Selatan

101. Kirgistan

102. Malawi

103. Timor Leste

104. Paraguay

105. Montenegro

106. Kosta Rika

107. Lebanon

108. Cote d'lvoire

109. Venezuela

110. Republik Dominika

111. Brasil

112. Argentina

113. Bolivia

114. Ekuador

115. Cile

116. Guyana

117. Peru

118. Suriname

119. Uruguay

120. Lesotho

121. Sudan Selatan

122. Suriah

123. Liberia

124. El Salvador

125. Honduras

126. Saint Vincent and the Grenadines

127. Belize

128. Dominika

129. Antigua dan Barbuda

130. Grenada

131. Islandia

132. Thailand

133. Guatemala

134. Haiti

135. Swedia

136. Saint Lucia

137. Kolombia

138. Saint Kitts dan Nevis

139. Republik Demokratik Arab Sahrawi

140. Vatikan"



Komentar

Postingan populer dari blog ini

NASAB